Setiap lokasi di Kabupaten Sabu Raijua membawa batas dan peluang yang berbeda. Arsitektur yang relevan lahir ketika perbedaan karakter antara pusat kabupaten, kawasan berkembang, permukiman, lahan luas, dan lingkungan nonperkotaan, kebutuhan penghuni, iklim, material, biaya, dan masa depan bangunan dipertimbangkan dalam satu rangkaian keputusan.

Kemungkinan proyek di Kabupaten Sabu Raijua dapat bergerak dari hunian keluarga hingga villa, resort, kantor, toko, klinik, sekolah, atau bangunan multifungsi. Tipologi tidak dipilih sebagai label; ia diterjemahkan menjadi hubungan ruang, massa, akses, struktur, sistem bangunan, dan tahapan pelaksanaan. Perhatian khusus diberikan pada hubungan arsitektur dengan lanskap, privasi, naungan, dan pengalaman kedatangan.

Fokus awal: hubungan arsitektur dengan lanskap, privasi, naungan, dan pengalaman kedatangan.